Kejadian Mencengangkan:
Baru-baru ini, seorang pengguna media
sosial bernama S&J membagikan pengalamannya yang aneh. Nomor telepon rumah
miliknya tanpa sepengetahuannya dipindahkan ke alamat sebuah klinik swasta
mewah di Kebayoran Baru. Hal ini menimbulkan kecurigaan dan dugaan adanya
pemalsuan data.
Proses Pindah Alamat yang Rumit:
Perlu diketahui bahwa proses pindah alamat
IndiHome terbilang rumit. Pengguna diharuskan melengkapi berbagai dokumen,
seperti KTP, bukti pembayaran terakhir, dan surat pengajuan dari pelanggan
langsung. Jika diwakilkan, surat kuasa bermaterai juga harus dilampirkan.
Kejanggalan dan Dugaan Pemalsuan Data:
Melihat kerumitan proses tersebut, S&J
merasa heran bagaimana nomor teleponnya bisa dipindahkan tanpa sepengetahuannya.
Ia pun menduga adanya pemalsuan data, seperti KTP atau surat kuasa.
Dampak dan Kerugian:
Pindahnya nomor telepon tanpa sepengetahuan
pemilik dapat menimbulkan berbagai dampak, seperti:
*
Biaya tagihan yang tidak terduga: Pemilik nomor harus menanggung biaya tagihan
pemakaian di alamat baru, meskipun tidak pernah menggunakan layanan tersebut.
*
Ganguan komunikasi: Pemilik nomor mengalami gangguan komunikasi karena nomornya
tidak lagi aktif di alamat lama.
*
Ketidaknyamanan dan keresahan: Kejadian ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan
dan keresahan bagi pemilik nomor.
Seruan untuk Investigasi dan Penjelasan:
S&J pun menyerukan kepada pihak IndiHome untuk melakukan investigasi dan memberikan penjelasan atas kejadian ini. Namun sudah berjalan 8 bulan sejak pertama kali dilaporkan kepada Indihome melalui pengelola lama PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan pengelola baru PT. Telekomunikasi Selular (Telkomsel), namun sudah 8 bulan sejak insiden keamanan ini dilaporkan pertama kali oleh konsumen kepada Indihome yang saat ini dikelola oleh Telkomsel, namun setelah hingga berita ini ditulis baik Telkom maupun Telkomsel belum memberikan keterangan resmi pada konsumen tentang hasil investigasinya.
Konsumen Harus Waspada atas Pemakaian Akses Ilegal:
S&J selaku konsumen juga menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap penggunaan akses ilegal telepon yang berpotensi merugikan konsumen, sebab akan sulit bagi konsumen untuk membuktikan bahwa pemakaian tersebut bukanlah kewajibannya. Dalam hal S&J bisa mengklaim pemakaian bahwa penggunaan telepon keluar dilakukan oleh klinik, sebab mereka menggunakan fitur lacak 100% sehingga tidak ada pemakaian telepon keluar, kecuali telepon panggilan keluar hasil dari pengalihan telepon masuk
#IndiHome #NomorTelepon #PindahAlamat #PemalsuanData
#Penipuan
Call to Action:
*
Bagikan postingan ini jika Anda pernah mengalami kejadian serupa.
*
Laporkan ke pihak berwajib jika Anda menemukan bukti penipuan.
*
Berhati-hatilah terhadap modus akses ilegal nomor telepon.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar